Fasilitas dan Daya Tarik di Obyek Wisata Kotagede Yogyakarta

Siapa yang tidak mengenal kota Yogyakarta, sebuah kota pariwisata yang indah dan sekaligus menjadi salah satu kota istimewa di Indonesia. Diantara sekian banyaknya tempat wisata yang ada di Yogyakarta, terdapat sebuah tempat yang memiliki keindahan mempesona, dengan arsitektur klasik dan aneka bangunan bersejarah, yakni Kotagede.

Jika kalibiru menawarkan pesona pemandangan alam yang indah, maka kota gede lebih dikenal sebagai kota tua yang bisa membawa para wisatawan kembali bernostalgia ke masa lampau. Di sini terdapat berbagai macam bangunan tradisional tempo dulu dan gedung-gedung yang terlihat kuno dengan berbagai macam gaya arsitektur.

Pesona Daya Tarik Kotagede Yogyakarta

Bagi para wisatawan, berkunjung ke kota gede akan memberikan sensasi tersendiri yang tidak dirasakan di tempat-tempat wisata lain, anda akan menyusuri jalanan dengan berbagai bangunan yang kuno disertai dengan arsitektur yang unik.  Jika disana, kita bisa berfantasi seolah berada di zaman penjajahan Belanda tempo dulu. Terlebih saat sedang melewati gedung yang bergaya bangunan belanda klasik atau sesekali kita akan takjub dengan bangunan tradisional jawa yang sampai saat ini tetap dilestarikan dan berdiri dengan kokoh sebagai saksi sejarah masa lalu.

Berkunjung ke Kotagede akan lebih indah dan seru jika dilakukan dengan jalan kaki, naik becak atau andong sambil membawa kamera serta menikmati sudut-sudut kota yang tidak hanya tampak kuno dan bernilai sejarah saja namun juga memiliki nilai seni yang tinggi.

Di sepanjang jalan kotagede kita akan menemukan beragam jenis cinderamata, banyak toko menjual hasil kerajinan perak dengan berbagai macam jenis, mulai dari perhiasan seperti kalung, cincin dan gelang hingga aneka perabot keperluan rumah tangga seperti piring, gelas, teko serta hiasan rumah. Soal kualitas dari cinderamata tak perlu diragukan lagi, begitupula dengan keindahan dan keunikan ukirannya. Seringkali para turis asing yang berkunjung ke kotagede menjadikan kerajinan ini sebagai cinderamata.

Selain dari bangunan yang kuno, dan klasik, kita juga bisa berkunjung ke pasar legi, yaitu pasar yang sudah beroprasi sejak masa kerajaan mataram, ternyata bukan hanya bangunan saja yang kuno, bahkan sampai pasarnya juga merupakan pasar bersejarah, meskipun telah seringkali dilakukan pemugaran namun tetap keaslian bangunan bertahan hingga sekarang, di sekitar pintu pasar terdapat ukiran yang indah sebagai hiasan yang bisa dinikmati oleh setiap wisatawan. Dari pasar legi kita bisa melanjutkan perjalanan menuju reruntuhan benteng, yaitu bangunan yang dahulu di bangun oleh panembahan senopati di masa kerajaan islam mataram, benteng ini masih berdiri kokoh dengan ketebalan 1,2 meter terbuat dari bebatuan yang besar dengan parit buatan, benteng ini menjadi tempat yang wajib dikunjungi oleh setiap wisatawan yang melancong ke kotagede.

Tempat Terfavorit di Kota Gede

  • Masjid Agung Kotagede

Masjid ini diyakini sebagai masjid tertua yang berada di kota yogyakarta, terletak di kompleks pemakaman raja-raja Mataram dan merupakan peninggalan dari kerajaan mataram yang memiliki nilai sejarah tinggi, selain sebagai situs sejarah yang sangat penting, masjid agung Kotagede hingga saat ini masih digunakan sebagai tempat ibadah

  • Pemakaman Raja-Raja Mataram

Terletak 100 meter dari pasar Kotagede dan dikelilingi oleh tembok besar yang sangat kokoh, dilengkapi dengan tiga gapura yang berarsitektur khas umat hindu, setiap gapura dilengkapi dengan pintu kayu tebal berhiaskan ukiran yang sangat cantik, inilah tempat peristirahatan terakhir para raja Mataram islam. Wisatawan diharuskan memakai pakaian adat jawa jika hendak memasuki pemakaman ini.

Wisatawan bisa menyewa pakaian di sekitar pemakaman, suasana di pemakaman sangatlah tenang, dijaga oleh abdi dalem yang menggunakan pakaian adat jawa, jangan harap kita bisa foto selfie atau mengabadikan lingkungan pemakaman ke dalam kamera digital, karena di area pemakaman ini wisatawan di larang memotret serta menggunakan perhiasan dari emas. Di tempat inilah dimakamkannya Panembahan Senopati, Ki Gede Pemanahan dan Sultan Hadiwijaya.

  • Kedhaton

Merupakan pusat dari pemerintahan kerajaan mataram islam, hingga pusat pemerintahan dipindahkan oleh sultan agung ke Karta Pleret Bantul, arsitektur dari kedhaton sangatlah berbeda dengan kraton yogyakarta tempat Sultan Hamengkubuwono. Kedhaton ini berada di sebelah selatan komplek rumah tradisional jawa dengan tiga buah pohon beringin ditengah jalan.

  • Rumah Tradisional Jawa

Terletak tidak jauh dari komplek pemakaman Raja-Raja, rumah-rumah ini memiliki bentuk tradisional Jawa Mataram yang sampai saat ini masih terawat dan dilestarikan dengan baik, bahkan rumah-rumah tersebut hingga saat ini masih di tinggali oleh penduduk setempat,

Fasilitas

Fasilitas di Kotagede cukup memadai, tempat parkir ada di setiap objek wisata, begitupula tempat ibadah, bagi anda yang beragama islam, tidak sulit untuk mencari tempat ibadah, anda bisa menjalankan ibadah di masjid agung Kotagede, begitu juga jika anda mau menginap, di daerah ini terdapat beberapa hotel, dari yang berbintang lima hingga sekelas losmen juga tersedia.

Untuk cinderamata anda bisa membeli berbagai macam kerajinan perak, dari perhiasan hingga hiasan rumah seperti hiasan dengan bentuk andong, sepeda atau yang lainnya. Anda juga bisa menikmati aneka kuliner khas Kotagede yang sayang sekali jika tidak dicoba, dan yang terpenting dari sekian banyaknya fasilitas adalah penduduk lokal yang ramah, santun dan bersahaja serta sederhana menambah kenyamanan bagi para wisatawan.

Baca juga: Info lengkap Tentang Obyek Wisata Keraton Yogyakarta

Lokasi Wisata Kotagede

Terletak di perbatasan kecamatan dengan kabupaten bantul di sebelah selatan, Kotagede berbatasan dengan satu kecamatan dan satu kabupaten di yogyakarta.

Nah itulah sekilas tentang Wisata Kotagede Yogyakarta, tempat ini sangat cocok bagi anda yang menyukai kebudayaan dan sejarah indonesia, jangan lupa, pastikan membawa kamera untuk mengabadikan setiap momen bersejarah anda bersama keluarga dan sahabat ketika anda berkunjung ke sana.

About the Author: Ahmad Hazim

Hanya seorang pembuat blog sederhana, pecinta keindahan alam dan manusia biasa yang tak luput dari kesalahan....

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *